Iguana ialah sejenis kadal yang
hidup di daerah tropis di Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Pertama kali mereka disebutkan oleh
seorang naturalis berkebangsaan Austria Josephus
Nicolaus Laurenti pada tahun 1768. Ada 2 spesies yang berbeda dari
jenis kadal ini: iguana hijau
dan iguana
Antilles Kecil.
Kedua spesies kadal tersebut memiliki lipatan kulit di
bawah rahang, sekumpulan kulit yang mengeras yang berderet di
punggungnya hingga ekor, dan "mata ketiga" di kepalanya. Mata ini disebut
sebagai mata
parietal, yang mirip seperti tonggak di atas kepalanya. Di belakang
lehernya ada sisik
kecil yang menyerupai paku panjang, dan disebut tuberculate scale.
Iguana juga memiliki sisik besar bundar di pipinya yang disebut sebagai
selubung subtimpani.
Iguana memiliki penglihatan yang baik dan bisa melihat bentuk,
bayangan, warna, dan gerakan pada jarak yang jauh. Iguana menggunakan matanya untuk
mengarahkannya mengarungi hutan lebat, untuk menemukan makanan. Mereka juga
menggunakan matanya untuk berkomunikasi dengan anggota spesies yang
sama.
Mereka merespon rangsangan visual berupa warna seperti jingga,
kuning, merah muda, dan biru yang terdapat pada substansi makanan
mereka.
Telinga iguana disebut timpanum, yang merupakan gendang telinga
iguana dan terdapat di kanan atas selubung subtimpani dan di belakang
mata. Ini adalah bagian tubuh iguana yang amat tipis dan lembut, dan
amat penting untuk pendengarannya.
Mereka sering kali sulit untuk diketahui keberadaannya karena
kemampuan mereka untuk menyatu dengan lingkungannya. Warna hijau
alaminya sangat membantu dalam menyembunyikan dirinya dari predator.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar